read 370 times

PENANGANAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA

JADWAL 2014 :

  • 20-22 Agustus 2014, Bandung
  • 8-10 Okt 2014, Yogyakarta
  • 16-18 Des 2014, Bandung

INVESTMENT

  • Jakarta/Bandung/Yogyakarta : Rp 6.000.000,-/peserta
  • Bali/Batam/Surabaya : Rp 7.500.000,-/peserta

Facilities :
Modul Hand-out, Flashdisk, 2x Coffe Break, Lunch, Sertificate, Non Residential

FASILITATOR

Dr. Abdul Baktiansyah, MKK, SpOK

Beliau sangat berpengalaman dalam Kesehatan Kerja (Health) selama hampir 30 tahun. Pendidikan formal beliau didapat dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada tahun 1979, dan Magister of Science dalam Kedokteran Okupasi dari Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (2004), beliau juga sering mengikuti berbagai training baik itu di dalam maupun di luar negeri yang berkaitan dengan Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Perjalanan Karir beliau sebagai praktisi kesehatan kerja dmulai sejak tahun 1982 – 2005, dimana beliau pernah mengemban jabatan sebagai Chief Medical Officer pada PT. Ekspan Kalimantan dan kemudian menjadi Occupational Health & Industrial Hygiene Coordinator pada PT. Medco Energy E&P. Sekarang ini beliau aktif sebagai trainer & konsultan pada bidang Occupational Health & Industrial Hygiene.

DESKRIPSI

PENANGANAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA

Bahan Kimia baik dalam bentuk tunggal atau campuran yang berdasarkan sifat kimia dan fisika dan atau toksikologi dapat berbahaya terhadap tenaga kerja, instalasi dan lingkungan kerja. Karena itu upaya pengendalian diperlukan untuk mencegah dan atau mengurangi resiko akibat penggunaan bahan kimia berbahaya di tempat kerja terhadap tenaga kerja.

Perusahaan selalu berupaya mengendalikan bahan kimia berbahaya tersebut untuk mencegah  terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Namun tanpa peran serta aktif dari karyawan, hal ini mustahil dapat dicapai. Karena itu diperlukan pemahaman akan keberadaan bahan kimia berbahaya dan dampaknya bagi kesehatan mereka. Pemahanan ini memerlukan upaya komunikasi yang intens antara manajemen dan karyawan secara timbal balik.

Komunikasi bahaya khususnya bahaya kimia merupan elemen yang sangat penting dalam upaya pencegahaan kecelakaan ataupun kondisi darurat, mengingat efek dari bahaya kimia bisa berakibat kebakaran dan peledakan, tumpahan ataupun kebocoran cairan/gas yang akibat yang ditimbulkan bisa sangat luas tidak hanya di area industri saja tetapi bisa berakibat sampai ke masyarakat. Untuk itu setiap pekerja yang mempergunakan, menyimpan serta memproduksi bahan kimia harus diberikan pelatihan sebagai upaya pencegahan kecelakaan.

TUJUAN PELATIHAN

Manfaat yang didapat dari pelatihan ini, adalah :

  • Pemahaman kebijakanterhadap adanya bahan kimia di tempat kerja;
  • Pemahaman tentang klasifikasi bahan kimia serta sifatnya;
  • Pemahaman bahaya kesehatandari bahan kimia terhadap pekerja;
  • Pemahaman bagaimana mengendalian bahan kimia agar tidak menimbulkan bahaya;
  • Pemahaman menghadapi kedaruratan terkait bahan kimia;
  • Pemahaman pentingnya Komunikasi bahaya terkait bahan kimia yang perlu diketahui oleh pekerja;
  • Peranmasing-masing baik pihak Manajemen maupun Karyawan dalam menghadapi bahan kimia di tempat kerja.

 MATERI PELATIHAN

1. Introduction to hazardous materials.

  • Peraturan dan perundangan
  • The definition of a hazardous substance
  • Fundamentals of COSHH regulations

2. Klasifikasi bahan kimia serta sifatnya :

  • v  Chemical Risk Assessment
  • v  Classification of hazardous materials
  • v  Physical hazards and Hazards associated with chemicals used
  • v  Toxicology.

3. Bahaya bahan kimia terhadap kesehatan :

  • The health and physical risk(s) associated with the chemical;
  • Chemical health and physical hazards;
  • Health Effects
  • Signs of release and symptoms of exposure;
  • Their methods of entry to the human body and damage they can cause

4. Pengendalian bahan kimia berbahaya :

  • Chemical safety Overview
  • Safe work practices
  • Chemical Control Measures.
  • Engineering controls (e.g. Ventilation, etc.)
  • Administrative controls (e.g. Restricted area, etc.)
  • Personal Protective Equipment (the use of respirator, etc.);
  • Chemical storage.
  • Disposal procedures;
  • Safety precautions and procedures when working with chemicals

5. Kedaruratan terkait bahan kimia :

  • Emergency procedures
  • Fire Prevention
  • Personal Contamination
  • Spills and Leaks
  • Emergency Shower and Eye Washer

6. Hazard Communication :

  • MSDS and Labeling;
  • Exposure limit;
  • Warning signs;
  • Risk and Safety Phrase.

7. Peran Manajemen dan Karyawan :

  • Overview of the written Hazard Communication program;
  • Standard operating procedures (SOPs).
  • General roles and responsibilities

8. Studi kasus :Accidents with chemicals (case studies)

SIAPA YANG PERLU MENGIKUTI :

  • Setiap karyawan yang bekerja dengan bahan kimia berbahaya.
  • Health and Safety Committee members
  • Managers dan supervisors
  • Karyawan lain yang bertanggung jawab atas health and safety
  • Karyawan lain yang berminat

FORM PENDAFTARAN SEMENTARA

Form Pra Registrasi
  1. (required)
  2. Jenis Kelamin
  3. (required)
  4. (required)
  5. (valid email required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (required)
 

cforms contact form by delicious:days

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Comments are closed.

Post Navigation